Berita Wakil Rektor 3

UIN Palu beri penguatan kepemimpinan bagi mahasiswa penerima KIP

Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, memberikan penguatan kepemimpinan bagi mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan (bidikmisi) atau beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah.

“Iya, pelatihan ini diberikan kepada mahasiswa dengan harapan mereka ketika selesai kuliah bisa menjadi pemimpinan di masyarakat, di lingkungan sosial dan di rumah tangga,” ucap Ketua Panitia Pelatihan Kepemimpinan Dr Rusdin MPd, di Sigi, Kamis.

Rusdin menguraikan pelatihan kepemimpinan difokuskan kepada 114 orang mahasiswa angkatan tahun 2017, yang mendapat bidikmisi atau KIP kuliah.

Sebanyak 114 orang itu, sebut dia, saat ini sedang menyelesaikan semester akhir, untuk meraih gelar sarjana. Karena, ujar dia, perlu dibekali dengan latihan kepemimpinan sebelum mengabdi di masyarakat.

Rusdin menyebut penerima bidikmisi atau KIP kuliah, juga diberi penguatan yang mencakup tentang pembentukan karakter, agar memiliki ahlak yang baik.

“Karena menjadi pemimpinan di masyarakat, harus memiliki ahlak yang baik, harus bisa menghargai perbedaan yang ada,” sebut Rusdin yang merupakan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah UIN Datokarama.

Ia menerangkan 114 mahasiswa itu akan mengikuti pelatihan yang berlangsung di kampus II UIN Palu di Sigi selama tiga hari.

Berkaitan dengan itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Datokarama Dr Mohamad Idhan mengemukakan mahasiswa penerima KIP atau bidikmisi harus memiliki keunggulan lebih, dibandingkan mahasiswa yang tidak menerima KIP kuliah.

“KIP Kuliah atau bidikmisi adalah program nasional milik pemerintah, yang tidak hanya bertujuan untuk membantu atau memberikan akses kepada masyarakat untuk kuliah, melain menjadi satu pendekatan untuk pembangunan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual, keterampilan dan karakter,” ungkap Dr Mohamad Idhan.

Idhan juga menyebut bahwa penerima KIP Kuliah atau bidikmisi, ketika terjun di masyarakat, harus mampu memberikan solusi kepada masyarakat atas problem yang dihadapi.

“Olehnya itu UIN sangat menaruh harapan kepada mahasiswa penerima KIP, agar kelak menjadi reprsentatif kampus, menjadi ujung tombak perguruan tinggi ini di masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Datokarama Prof Abidin Djafar mengemukakan bahwa mahasiswa penerima bidikmisi perlu untuk dibekali dengan managemen kepemimpinan.

“Karena UIN Datokarama telah berupaya membangun kualitas mahasiswa yang siap bersaing di masyarakat, dan siap mengabdi serta membantu menyelesaikan masalah di masyarakat,” sebutnya.

Ia berharap mahasiswa penerima KIP/bidikmisi dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya, serta menonjolkan ahlak yang baik di masyarakat, jika telah sarjana.

Sumber : Humas UIN Datokarama Palu