Berita Rektor

Rektor IAIN Palu Memberi Sambutan, Bimtek Learning management system (LMS) Dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Palu Tahun 2021

Rektor IAIN Palu Prof. Sagaf S. Pettalongi, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis LMS, Selasa (1/6) kemarin.

Dihadiri 60 Dosen Terdiri dari Professor, Doktor Maupun Magister Dilingkungan IAIN Palu//
PALU-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu pada hari Selasa (1/6) kemarin, di salah satu ruang pertemuan Swiss Bel-Hotel, menggelar Pelaksanaan Bimbingan Teknis Learning Manajemen System (LMS) dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK, dengan dihadiri oleh 60 dosen tetap baik dari kalangan Professor, Doktor maupun Magister di lingkungan IAIN Palu.

Kegiatan yang digelar selama satu hari penuh tersebut dibuka langsung oleh Rektor IAIN Palu Prof. DR. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, bagian dari salah satu program Kementerian Agama RI pusat dan IAIN Palu yang berpusat di provinsi Sulawesi Tengah dipercayakan secara penuh untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu Prof. DR. Abidin, M.Ag menjelaskan, salah satu bentuk penghormatan dari IAIN Palu kepada Kementerian Agama RI pusat, yang mempercayakan secara penuh kepada IAIN Palu untuk menyelenggarakan pelaksanaan Bimbingan Teknis Learning Manajemen System (LMS) dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK di IAIN Palu.

Dia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan tersebut, secara simbolis Rektor IAIN Palu membuka secara resmi kegiatan dengan dihadiri oleh 60 dosen tetap baik dari kalangan Professor, Doktor maupun Magister di lingkungan IAIN Palu.

“Program PPG ini adalah program Kementerian Agama RI yang diberikan kepercayaan kepada IAIN Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Program PPG ini mengakomodir bagi guru atau calon guru untuk diberikan sertifikasi,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Selasa (1/6) kemarin.
“Calon mahasiswa yang diajar pada PPG adalah mahasiswa seluruh Indonesia yang terdaftar pada PPG IAIN Palu yang dilakukan secara LMS,” sebutnya.

Kemudian dia menambahkan, hari ini dan kedepannya, tidak boleh lagi sembarang menjadi seorang guru. Guru hari ini dan kedepannya harus memiliki sertifikasi guru, baru diizinkan untuk bisa mengajar (guru), baik pada lembaga formal maupun non formal.

“Untuk itu keberadaan PPG yang ada di IAIN Palu sekarang ini, menjawab kegalauan para tenaga pengajar yang belum mempunyai sertifikasi mengajar. Silahkan mendaftar di IAIN Palu melalui program PPG, bagi tenaga pengajar (guru),” tambahnya.

Selanjutnya, lebih jauh Abidin menegaskan, IAIN Palu sebagai lembaga Perguruan Tinggi Negeri, tetap terus berbenah secara kelembagaan untuk bersama-sama dan memberikan kontribusi baik secara nasional maupun lokal, utamanya diwilayah provinsi Sulawesi Tengah. Hari ini (kemarin-red), antara lain kontribusi IAIN Palu terhadap bangsa ini lebih khusus provinsi Sulawesi Tengah adalah menghadirkan PPG di Sulawesi Tengah sebagai bentuk kepercayaan dari Kemanag RI pusat, kepada provinsi Sulawesi Tengah agar lebih mengarah ke arah kemajuan, inovasi, mandiri, dan sejahtera.

“Untuk itu, IAIN Palu berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah Sulawsi Tengah, Walikota, dan Bupati, untuk mendorong sumberdaya manusia yang ada di Sulawesi Tengah, agar bisa mendaftarkan anaknya yang ingin kuliah, di kampus IAIN Palu dengan program PPG (khusus guru),” harapnya.(zal)