Berita

Mahasiswa UIN Datokarama raih medali emas nasional kickboxing musical form

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Ariflan berhasil meraih satu medali emas tingkat nasional pada kejuaraan kickboxing musical form yang dilaksanakan secara virtual oleh Pengurus Provinsi KickBoxing DKI Jaya.

“Saya senang, saya bangga bisa meraih medali emas di tingkat nasional,” ucap Ariflan, di Palu, Selasa.

Kickboxing musical form dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi Kickboxing DKI Jaya, diikuti oleh 23 peserta, pada tanggal 27 – 29 September 2021.

Ariflan yang merupakan mahasiswa semester lima, Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, bergabung dan diutus oleh Karama Fighter Camp Sulawesi Tengah untuk bertanding di kejuaraan nasional tersebut.

Ariflan, oleh Karama Fighter Camp Sulawesi Tengah, dipercayakan bertanding pada kategori musical form. Ia pun memperagakan soft stayle menggunakan alat/golok.

“Di sini saya bertanding dengan 22 peserta dari berbagai daerah di Indonesia secara virtual,” ujar Ariflan.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Ariflan berhasil unggul dari 22 lawan-nya, yang kemudian mengantar dirinya meraih medali emas.

“Pengumuman pemenang tanggal 3 Oktober, dan saat ini medali emasnya sedang dikirim oleh panitia,” sebut Ariflan.

Ariflan berharap prestasi yang diraihnya, juga menjadi kebangga UIN Datokarama Palu tempat ia menimbah ilmu pengetahuan. Ia juga berharap kepada pimpinan UIN Datokarama Palu agar memperhatikan pembinaan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional atau lokal daerah.

“Juga memberikan dukungan kepada atlet-atlet atau mahasiswa yang mengikuti berbagai kegiatan di tingkat nasional atau lokal daerah,” ungkap Ariflan yang merupakan kader UKM Muhibbul Riyadhah.

Ariflan salah satu mahasiswa UIN Palu yang tekun mengembangkan bakat dan minatnya pada cabang olahraga beladiri khususnya kickboxing.

Selain melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang mahasiswa, ia juga menyempatkan waktu untuk latihan beladiri itu.

“Kalau hari Kamis dan Jumat latihannya di Palu, kalau hari Sabtu dan Minggu latihannya di Kabupaten Donggala,” ujar Ariflan.

“Saya berusaha untuk membagi waktu, agar proses kuliah yang saya jalani tidak terganggu, dan latihan juga berjalan dengan baik. Alhamdulillah sejauh ini latihan, tidak mengganggu kuliah saya,” tambahnya.

Sumber : Humas UIN Datokarama Palu