Berita Wakil Rektor 3

IAIN Palu gandeng Polda Sulteng laksanakan vaksinasi pada mahasiswa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), menggandeng Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulteng untuk melaksanakan vaksinasi terhadap mahasiswa kampus tersebut, sebagai upaya membangun kekebalan tubuh untuk pencegahan penularan COVID-19.

“Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pencegahan COVID-19,” ucap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa Dr Mohamad Idhan, di Palu, Rabu.

Dengan pelibatan pihak Dokkes Polda Sulteng, IAIN Palu menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi terhadap mahasiswa akan berlangsung dua hari, yakni 30 Juni – 1 Juli.

“Per hari kami targetkan mahasiswa yang mengikuti vaksinasi mencapai 500 orang, karena pelaksanaan vaksinasi dimulai pagi hari hingga menjelang sore,” sebutnya.

Kata Idhan dalam pelaksanaan vaksinasi itu, IAIN Palu menargetkan seluruh mahasiswa di setiap fakultas dapat dimunisasi untuk membangun kekebalan tubuh di tengah pandemi COVID-19.

Salah satujuannya, kata dia, sebagai bentuk kontribusi dan dukungan terhadap pemerintah dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

Serta, sebut dia, sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan, agar pelaksanaan kegiatan akademik utamanya perkuliahan dapat berlangsung secara tatap muka.

“Karena itu kami berharap semua komponen fakultas mendorong mahasiswa untuk mengikuti vaksinasi/imunisasi itu agar proses pelaksanaan perkuliahan dapat kembali berjalan secara tatap muka,” sebutnya.

Idhan mengimbau kepada mahasiswa yang telah mengikuti vaksinasi tahap pertama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat dalam kehidupan sosial dan dalam lingkungan kampus.

“Menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, harus tetap diterapkan dalam kehidupan sehar-hari, demi kesehatan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar kampus IAIN Palu untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi tersebut. Pelaksanaan vaksinasi itu tidak hanya sebatas kepada mahasiswa, melainkan terbuka bagi masyarakat umum.