IAIN KENALKAN ISLAM MODERAT KEPADA PESERTA PBAK

Palu, 27/8 (Humas IAIN Palu) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mengenalkan sekaligus menanamkan pemahaman Islam moderat kepada sekitar 1.720 mahasiswa baru.

"Salah satu misi dari IAIN Palu yaitu mewujudkan dan menanamkan pemahan mahasiswa tentang Islam moderat," ucap Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi, di Palu, Senin.

Penganalan dan penanaman pemahaman tentang Islam moderat dilakukan lewat Penganalan Budaya Akademik Kampus (PBAK), Senin 27/8, yang berlangsung hingga  30/8.

Prof Sagaf Pettalongi menyebut, salah satu metode untuk mengenalkan Islam moderat yaitu memberikan pemahaman tentang dasar-dasar islam dan ketauhidan, serta memberikan pemahaman berbagai faham dan pendapat dalam Islam.

IAIN Palu, sebut Pakar Managemen Pendidikan itu, juga menanamkan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme peserta PBAK, yang diharapkan dapat berdampak kecintaannya terhadap NKRI.

"Salah satu yang wajib dilaksanakan oleh IAIN Palu yakni memberikan pemahaman tentang ideologi pancasilan, kebhinekaan, serta menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap NKRI," sebut Sagaf Pettalongi.

Dia mengemukakan bahwa pembelajaran tingkat perguruan tinggi strata satu, berbeda dengan apa yang dialami sebelumnya oleh peserta di tingkat SLTA.

Salah satu perbedaan itu yakni, urai dia, metode pembelajaran diarahkan pada kemandirian mahasiswa, serta mengacu pada pedoman akademik yang ada di IAIN Palu.

"Karena itu bila mahasiswa tidak aktiv, maka kemudiaan akan berdampak terhadap proses perkuliahan dan penyelesaian studinya. Olehnya itu, ada yang selesai tepat waktu, dan ada yang tidak, namun di harapkan semua selesai tepat waktu," sebut Sagaf.

Lanjut dia mengemukakan di perguruan tinggi yang dipimpinnya terdapat aturan-aturan khusus yang wajib di pedomani dan ditaati oleh setiap mahasiswa. Aturan atau tradisi yang ada di IAIN Palu akan dikenalkan kepada mahasiswa baru.

Sekitar 1.720 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya Akademik Kampus yang mengangkat tema membangun intelektual muda yang bermutu, berdaya saing dalam kajian Islam moderat.

Indonesian