Berita Rektor

IAIN Palu gagas pembukaan prodi vokasi asah daya saing mahasiswa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, akan menggagas pembukaan program studi (prodi vokasi) pertambangan dan kehutanan, kelautan dan perikanan, untuk mengasah dan meningkatkan daya saing mahasiswa perguruan tinggi tersebut.

“Kita ingin bersinergi dengan program-program yang dimiliki oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk upaya dalam memaksilkan pengabdian terhadap masyarakat yang menjadi tuntutan sesuai tri dharma perguruan tinggi, sekaligus untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing mahasiswa dan perguruan tinggi,” ucap Rektor IAIN Palu Prof Dr H sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Rabu.

Pembukaan prodi vokasi, kata Prof Sagaf Pettalongi, tidak hanya untuk menyelaraskan program atau untuk mendukung program pembangunan daerah semata.

Melainkan, gagasan itu, sebut dia, karena melihat besarnya potensi yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Tengah, pada sektor pertambangan dan kehutanan, kelautan dan perikanan.

Pada sektor pertambangan, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu daerah tujuan investasi nasional, yakni pengelolaan nikel, gas dan emas.

“Ini menjadi pemicu dan sekaligus peluang untuk kita tindaklanjuti, lewat program studi vokasi strata satu. Hal ini agar lulusan-lulusan IAIN Palu, bisa bekerja pada sektor-sektor tersebut,” ungkapnya.

Olehnya, Prof Sagaf menyebut civitas akademik IAIN Palu perlu mendengar, menyimak, mendalami secara seksama gagasan pembangunan Gubernur Sulteng Terpilih Rusdi Mastura.

“Kuliah umum ini yang menghadirkan Bapak Rusdi Mastura sebagai pembicara utama, menjadi pengantar bagi kita semua civitas akademik IAIN Palu, untuk mendalami gagasan pembangunan daerah kedepan, yang nantinya bisa saling bersinergi dalam mengembangkan kelembagaan, mengasah mutu akademik, dengan membuka program studi vokasi,” sebut Prof Sagaf.

IAIN Palu telah melaksanakan kuliah umum semester genap tahun 2021, berlangsung pada Selasa 2/3. IAIN Palu hadirkan Gubernur Sulteng terpilih Rusdi Mastura sebagai pembicara utama.

Sementara Gubernur Sulteng Terpilih Rusdi Mastura dalam paparannya mengharapkan IAIN Palu agar bisa membuka program studi vokasi, yang salah satu tujuannya untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai.

“Kita memiliki kekayaan yang sangat luar biasa jika dibandingkan daerah-daerah lain, namun belum termanfaatkan dengan baik potensi-potensi tersebut, termasuk belum berdampak maksimal terhadap pengentasan kemiskinan dan pengangguran,” ungkap Rusdi Mastura.

menghadirkan Gubernur Sulawesi Tengah terpilih Rusdi Mastura, untuk menjadi pembicara utama dalam kuliah umum semester genap tahun 2021.

“Bapak Rusdi Mastura memiliki gagasan pembangunan daerah yang sangat luar biasa, termasuk dalam pembangunan manusia,” ucap Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi MPd,

Rusdi Mastura diberikan kesempatan untuk berbicara dihadapan para doktor dan guru besar di IAIN Palu, tentang membangun Sulawesi Tengah yang maju serta strategi implementasinya.

Kata Prof Sagaf, civitas akademik IAIN Palu perlu mencermati dan mendalami serta menindaklanjuti gagasan pembangunan oleh Rusdi Mastura.

Hal itu agar, ketika Rusdi Mastura telah dilantik sebagai Gubernur Sulteng dan menjalankan programnya, maka IAIN Palu bisa bersinergi, demi menopang dan mengembangkan daerah Sulteng.

Rektor menguraikan, salah satu gagasan Rusdi Mastura ialah mengenai pendidikan vokasi, yang digagas karena melihat besarnya potensi sumber daya alam dimiliki Sulawesi Tengah.

Pendidikan vokasi pertambangan, vokasi tentang potensi kelautan dan perikanan serta pendidikan vokasi tentang potensi kehutanan, perlu didalami oleh civitas akademik IAIN Palu, agar IAIN Palu bisa membuka program studi yang dapat menunjang program pemerintah dalam membangun daerah,” kata Prof Sagaf.

Sejak menjadi Wali Kota Palu dua periode, Rusdi Mastura, telah mencanangkan pendidikan vokasi potensi hasil hutan bukan kayu dari sektor kehutanan yakni pengelolaan dan pemanfaatan rotan.

“Ini satu peluang yang harus dimanfaatkan oleh IAIN Palu, agar mahasiswa kita bisa memiliki keterampilan, sehingga ketika keluar langsung siap kerja,” sebutnya.

Selain gagasan itu, Prof Sagaf juga menguraikan bahwa, Rusdi Mastura memiliki konsep tentang pembangunan peradaban manusia melaluyi pendekatan agama, dengan memanfaatkan masjid sebagai pusat pembangunan peradaban manusia.

Sumber : Bagian Humas IAIN Palu