Berita Rektor

Kemenag : Pembangunan sarpras PTKIN dari SBSN terus meningkat

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menyatakan pembangunan sarana prasarana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kemenag yang dibiayai dari Surat Berharga Syariat Negara (SBSN) terus mengalami peningkatan.

“Jadi dari 2014 sampai sekrang terus mengalami kenaikan yang signifikan,” ucap Sekjen Kemenag RI Prof Dr Nizar MAg, di Sigi, Sabtu, saat menyampaikan sambutan pada peresmian gedung pendidikan Kampus II IAIN Palu, di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Prof Nizar menyebut khusus perguruan tinggi keagamaan Islam, dalam rangka peningkatan sarana prasarana untuk tahun 2020 yang dibiayai dari SBSN senilai Rp 1,5 triliun.

“Di tahun 2020 itu ada Rp1,5 tirliun, khusus perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, jadi termasuk IAIN Palu,” ucap Prof Nizar.

Kemudian, kata Prof Nizar total pembangunan sarana prasarana PTKIN di Indonesia yang dibiayai dari SBSN sejak tahun 2014 sampai 2020 senilai Rp7,4 triliun.

“Titik perguruan tingginya adalah 140 titik, jadi misalnya IAIN Palu mendapat dua kali,” ujarnya.

Karena itu, patut kita syukuri bersama, kata Prof Nizar, karena alokasi SBSN untuk PTKIN di bawah naungan Kemenag hampir setengah dari jumlah total SBSN yang dikelola oleh Kementerian Agama.

“Dilihat dari itu, berarti hampir separuh. Karena, sampai saat ini terhitung sejak 2014 sampai 2020 total SBSN Rp15,3 triliun, sementara untuk perguruan tinggi di bawah Kemenag Rp7,4 triliun. Ini patut kita syukuri,” katanya.

Prof Nizar mengemukakan visi dan misi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag salah satunya yakni peningkatan akses. Maka, dengan adanya ketersediaan sarana prasarana akademik yang memadai di perguruan tinggi Islam, maka akan berdampak pada peningkatan akses.

Lanjut Nizar, untuk tahun 2021 Kemenag mengalokasikan anggaran senilai Rp220 miliar untuk program peningkatan mutu sarana, sementara untuk peningkatan sarana prasrana Rp1,05 triliun.

“Jadi saya rasa ini patut kita syukuri bersama pembangunan sarana prasarana yang bersumber dari SBSN,” ungkapnya.