Berita

SPI IAIN Palu : Komponen pengguna anggaran negara harus perbaiki LPJ

Satuan Pengawas Internal (SPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, menyatakan semua komponen pengguna uang negara mulai dari fakultas, lembaga dan unit, serta bagian dan sub-bagian perlu memperbaiki laporan pertanggungjawaban (LPJ) atas penggunaan uang negara dalam setiap kegiatan.

“Dalam satu kegiatan yang mempergunakan uang negara harus terbukti bahwa kegiatan itu benar-benar terlaksana sesuai dengan surat edaran Rektor, kemudian kegiatannya harus dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ucap Kepala SPI IAIN Palu Dr Saude, di IAIN Palu, Kamis, di sela-sela ekspose reviu LPJ kegiatan IAIN Palu tahun 2020.

SPI, kata Saude hanya melaksanakan semacam pemeriksaan berupa reviu dari laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan yang menggunakan uang negara.

“Jadi, SPI hanya mereviu laporan bahwa masih ada beberapa kekurangan dalam laporan yang harus dilengkapi,” ujarnya.

Perbaikan atas laporan kegiatan penggunaan uangnegara itu sangat penting, agar ketika inspektorat datang memeriksa, tidak berujung pada temuan.

“Jadi SPI melakukan ekspose reviu ini demi untuk kebaikan bersama, agar supaya laporan kegiatan-kegiatan sebelum inspektorat datang minimal sudah ada perbaikan,” ungkap Saude.

Dalam ekspose itu, SPI menguraikan bahwa Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) dari sepuluh LPJ kegiatan ditemukan 37 item yang harus diperbaiki.

“Sebagian dari 37 item itu sudah mereka perbaiki,” sebutnya.

Kemudian Fakultas Syariah sembilan LPJ kegiatan ditemukan 51 item yang harus diperbaiki dalam LPJ itu, namun sebagiannya sudah diperbaiki. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terdapat delapn LPJ kegiatan ditemukan 23 item  yang harus diperbaiki.

Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah terdapat 10 LPJ kegiatan ditemukan 28 item harus diperbaiki.

“Sebagian besar temuan ini berupa masalah administrasi, berupa nota belum lengkap, SPJ belum lengkap, surat perintah bayar belum lengkap, bukti bayar pajak dan lainnya,” ungkapnya.

Berkaitan dengan itu Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd mendesak kepada semua komponen pengguna anggaran negara agar memperhatikan hal itu.

“Hasil reviu dari SPI ini harus ditindaklanjuti oleh semua komponen pengguna anggaran negara,” tegas Prof Sagaf.

Rektor juga meminta kepada SPI agar melakukan semacam pemeriksaan atas kegiatan SPAN dan UMPTKIN, baik dari sisi administrasi maupun penggunaan anggaran.

“Penyelenggaraan administrasi, pelaksanaan kegiatan dan pelaporan harus diperiksa,” sebutnya.

Rektor juga meminta agar SPI memeriksa mengenai kedisiplinan ASN di lingkungan IAIN Palu, utamanya menyangkut dengan kehadiran.