WAREK : IAIN MAKSIMALKAN MANAGEMEN MENGUTAMAKAN KUALITAS OUTPUT

Palu, - Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Dr Kamaruddin menyatakan perguruan tinggi tersebut berupaya memaksimalkan managemen yang mengutamakan kualitas sarjana atau keluaran/output.

"Sebuah model managemen yang lebih mengutamakan kualitas output ketimbang input," ungkap Dr Kamaruddin saat menyampaikan laporan pada pembukaan rapat kerja IAIN Palu, di Mercure Hotel Palu, Kamis.

Kata Kamaruddin, IAIN Palu sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tidak lagi dapat bergantung pada kualitas input atau kualitas masukan.

Namun, sebut dia, kualitas masukan bukan berarti disepelekan atau ditinggalkan. Melainkan diminimalisir secara perlahan-lahan, seiring upaya pengalihan managemen untuk meningkatkan kualitas keluaran.

Ia menguraikan saat ini model managemen perguruan tinggi yang dikembangkan oleh pemerintah yaitu managemen berbasis kinerja.

"Managemen ini menuntut adanya kreatifitas dan inovasi. Karena itu seluruh rutinitas yang sering dilakukan harus ditinglakan secara perlahan-lahan, seiring dengan tantangan yang dihadapi," kata Kamaruddin.

Ia mengaku bahwa managemen tersebut menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh IAIN Palu. Karena itu dalam upaya penerapan perlu ada perencanaan yang berangkat dari ide-ide dan diikutkan dengan kerja-kerja cerdas.

Dirinya mengaku bahwa pihaknya sengaja menggelar rapat kerja tahunan IAIN Palu tahun 2018 dengan tema sinkronisasi program kerja untuk peningkatan mutu yang berdampak terhadap daya saing.

Untuk mengimplementasikan tema tersebut, urai dia, dibutuhkan ide dan gagasan yang cemerlang dibarengi dengan kerja keras dan cerdas seluruh civitas akademik dalam upaya peningkatan mutu untuk daya saing.

"Kami hadirkan tujuh narasumber dalam rapat kerja ini, yaitu Rektor IAIN Palu, Wakil-Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Kasubdit sarpras dan Kemahasiswaan Kemenag, serta Kasub Perencanaan PTKIN Dirjend Pendidikan Islam," urainya.

Sementara Rektor IAIN Palu Prof Dr Sagaf S Pettalongi MPd mengatakan peningkatan mutu yang berdampak terhadap peningkatan daya saing dimaksudkan untuk peningkatan dan kemajuan IAIN Palu.

Ia berharap seluruh komponen civitas akademik yang terlibat langsung dalam rapat kerja, agar menuangkan ide-ide cerdas sehingga raker menghasilkan suatu solusi atas problem yang dihadapi disetiap fakultas, unit dan lembaga dilingkungan IAIN Palu.

"Mungkin ada masalah dimasing-masing fakultas yang belum terselesaikan, maka raker institut ini kita harap dikoordinasi agar dapat jalan keluar sehingga bisa diterapkan pada program kerja tahun 2019," terangnya.

Indonesian