REKTOR : KPU BERKONTRIBUSI TERHADAP IAIN TERKAIT PENDIDIKAN PEMILU

Komisoner KPU Sulteng Sahran Raden menyerahkan buku kepada Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd disela-sela ceremonial pembukaan bedah buku 'Hukum Pemilu Pendekatan Interdisipliner', di Aula IAIN Palu, Selasa

Palu, 16/4  - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd mengemukakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng berkontribusi terhadap perguruan tinggi tersebut terkait upaya pengembangan sumber daya manusia khususnya menyangkut pendidikan kepemiluan.

"KPU telah melakukan berbagai kegiatan di IAIN Palu, antara lain kegiatan pendidikan pemilih, dan sosialisasi pemilu. Ini merupakan wujud kontribusi KPU terhadap pengembangan sumber daya manusia yang sedang ditingkatkan IAIN Palu," ucap Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Selasa.

Penyelenggara pemilu, KPU beserta jajarannya di tingkat kabupaten/kota dan Badan Pengawas Pemilihan Umum telah beberapa kali melakukan kegiatan pendidikan pemilih, sosialisasi pemilu dan sosialisasi pengawasan pemilu yang melibatkan komponen civitas akademik IAIN Palu.

Kegiatan terakhir yang diselenggaran oleh KPU di IAIN Palu jelang H -1 pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019 yaitu, launching dan bedah buku  berjudul 'Hukum Pemilu Pendekatan Interdisipliner', oleh penulis Sahran Raden S.Ag., SH., MH, bertempat di Aula IAIN Palu, Selasa.

Prof. Sagaf menilai, sederet kegiatan yang telah dilakukan oleh penyelenggara pemilu menambah khasanah berpikir, pengalaman dan dapat menjadi motivasi para akademisi untuk melakukan studi dan kajian terhadap pemilu.

Terkait bedah buku, sebut Pakar Managemen Pendidikan itu bahwa, hal ini menambah sekaligus merangsang akademisi dan seluruh civitas akademik di IAIN Palu untuk meneliti dan menulis karya ilmiah berupa skripsi, tesis dan disertasi mengenai kepemiluan dari sisi regulasi, pelaksanaan dan hasil.

Bedah buku 'Hukum Pemilu Pendekatan Interdisipliner', di Aula IAIN Palu, Selasa.

"Ini menjadi motivasi bagi komponen civitas akademik IAIN Palu. Dimana, menulis menjadi salah satu budaya akademik yang harus ditingkatkan di perguruan tinggi. Karena itu, budaya menulis harus dihidupkan," sebut Wakil Ketua MUI Sulawesi Tengah itu.

Ia menambahkan, bahwa saat ini ada pemberlakuan bagi mahasiswa yang akan meraih gelar starata satu (S1), strata dua (S2), dan strata tiga (S3), wajib menulis karya ilmiah dan tulisannya itu harus termuat di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.

"Ini menunjukkan bahwa budaya menulis menjadi hal penting yang harus dilestarikan, dikembangkan di dalam kampus" tegas Sagaf Pettalongi.

Penulis buku 'Hukum Pemilu Pendekatan Interdisipliner', Sahran Raden, S.Ag., SH., MH, merupakan alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah. Tahun 2019, menjadi tahun ke-enam Ia menjabat sebagai salah satu komisioner di KPU Sulteng. Selama enam tahun di lembaga penyelenggara pemilu itu, ia telah menulis tiga buku.

Sumber : Bagian Humas IAIN Palu (Muhdar Ibrahim dan Muhammad Hajiji)

Indonesian