PEMKAB TERIMA SERTIFIKAT LAHAN GANTI ASRAMA LUWUK

Palu, - Pemerintah Kabupaten Banggai menerima sertifikat lahan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, sebagai kelengkapan adminstrasi dan alas hak yang digunakan untuk pembangunan asrama pelajar Luwuk.

Serah terima sertifikat lahan sebagai alas hak yang diatasnya berdiri bangunan asrama mahasiswa Luwuk, di Kelurahan Kabonena diserahkan oleh Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi kepada Pemkab Banggai, Kamis, diruang kerja-nya.

"Tukar guling antara IAIN Palu dan Pemkab Banggai telah lama dilakukan sejak beberapa tahun lalu," ungkap Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Kamis.

Prof Sagaf Pettalongi menguraikan IAIN Palu dan Pemkab Banggai bersepakat ruislag tanah. Yaitu lahan milik Pemkab Banggai diatasnya berdiri gedung asrama mahasiswa/pelajar Luwuk, terletak di Jalan Ponegoro Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat, diserahkan ke IAIN Palu.

Kemudian IAIN Palu menggantikan lahan tersebut, dengan sebidang tanah dan bangunan terletak di Kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Kata Prof Sagaf S Pettalongi dari ruislag tersebut kedua belah pihak memanfaatkan lahan dan bangunan. Yaitu Lahan yang diberikan oleh Pemkab Banggai dimanfaatkan untuk pembangunan gedung perkuliahaan.

Sementara lahan dan bangunan yang diserahkan oleh IAIN Palu kepada Pemkab Banggai, dimanfaatkan sebagai asrama mahasiswa/pelajar untuk meringankan beban pelajar dari daerah tersebut.

Namun IAIN Palu belum memberikan sertifikat sebidang tanah/lahan di Kabonena kepada Pemkab Banggai, sekalipun lahan dan bangunan telah dimanfaatkan.

"IAIN Palu belum memberikan sertifikat sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Kelurahan Kabonena. Saat ini lahan itu atasnya dibangunkan asrama pelajar Luwuk oleh IAIN Palu. Karena terkendala administrasi alas hak lahan Pemkab Banggai yang terletak di Jalan Ponegoro Kelurahan Lere, Palu Barat, yang diserahkan ke IAIN Palu. Dimana, lahan yang diserahkan saat itu belum ada bukti-bukti yang menguatkan bahwa lahan di Jalan Ponegoro diserahkan ke IAIN Palu adalah milik Pemkab Banggai. Karena itu Pemkab Banggai mengurusi administrasi lahan yang mereka serahkan. Setelah Pemkab Banggai mengurusi bukti-bukti administrasi dan telah memiliki bukti administrasi yang kuat dan diserahkan ke IAIN Palu, maka IAIN Palu kemudian menyerahkan sertifikat lahan di Kabonena," kata Prof Saggaf Pettalongi.

Dokumen alas hak sebidang tanah di Kelurahan Kabonena telah diserahkan secara langsung Prof Sagaf Pettalongi MPd kepada Pemkab Banggai yang diwakili oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Marsidin Ribangka, dengan kode dokumen BM 826743 Nomor : 19.05.05.10.4.00002, NIB 19.05.05.10.01592.

IAIN Palu, sebut Prof Sagaf, berterimah kasih kepada Pemkab Banggai yang telah bersedia memberikan lahan kepada IAIN Palu untuk pengembangan perguruan tinggi tersebut demi peningkatan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Lahan yang diberikan kepada IAIN sangat membantu peningkatan sarana prasarana pendidikan dan pembelajaran. Sekarang suda dijadikan gedung kuliah. Disisi lain IAIN Palu membantu Pemkab Banggai, karena asrama mahasiswa/pelajar banggai yang dulunya kondisinya apat dikatakan tidak terlalu layak digunakan, kemudian dibangunkan gedung yang baru oleh IAIN Palu di kelurahan Kabonena," sebutnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa asrama mahasiswa/pelajar Banggai didalalmnya terdapat mahasiswa IAIN palu dari daerah itu yang menempati asrama tersebut.

"Saya melihat tukar guling/ruislag antara dua belah pihak sama-sama menguntungkan. Yaitu tidak hanya IAIN yang diuntungkan, tetapi Pemkab Banggai juga diuntungkan," terangnya.

Indonesian