KEMENAG: IAIN PALU MASUK PERGURUAN TINGGI TERBAIK

Palu, 7/9 (Humas IAIN Palu) - Kementerian Agama menyatakan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri terbaik di daerah tersebut.

"IAIN Palu termasuk perguruan tinggi kegamaan Islam di bawah Kementerian Agama yang baik dan beruntung," ucap Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Dr. Arskal Salim saat kuliah umum di kampus IAIN Palu, Jumat.

Prof. Arskal Salim mengapresiasi peningkatan jumlah mahasiswa baru tahun 2018 yang masuk di IAIN Palu. Dimana tahun 2018 terdapat 1.720 mahasiswa baru, meningkat sekitar 300 mahasiswa, bila dibandingkan dengan jumlah mahasiswa baru tahun 2017 sejumlah 1.500 orang.

Menurut Arskal, jumlah tersebut cukup besar bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri atau-pun swasta di seluruh tanah air di bawah naungan Kemenag. Pasalnya, merekrut mahasiswa baru bukanlah hal yang mudah dilakukan bagi suatu perguruan tinggi keagamaan Islam.

Peningkatan jumlah mahasiswa itu, menurut dia, menjadi kekuatan dan modal bagi perguruan tinggi tersebut untuk pengembangan mutu dan daya saing yang berdampak positif pada peralihan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palu.

"Saya juga mengapresiasi visi Rektor IAIN palu yaitu menjadi kampus IAIN bermutu dan berdaya saing. Salah satu upaya yang harus dilakukan sebagai pemenuhan indikator mutu, yaitu akreditasi," ujar Arskal.

Kata dia, visi IAIN Palu sejalan dengan rencana strategis lima tahun ke depan oleh pengembangan PTKI oleh Kementerian Agama. Saat ini renstra Kemenag PTKI berorientasi kepada pengembangan mutu serta pemberian kemudahan akases kepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan perguruan tinggi.

"Mutu berkaitan dengan relevansi. Karena itu salah satu indikatornya yakni akreditasi. Dalam kerangka itulah IAIN Palu nanti bisa menjadi UIN. Tidak menutup kemungkinan lima tahun dari sekarang bisa bertranformasi menjadi UIN," kata Arskal.

Lanjut dia, Sulawesi Tengah harus memiliki satu universitas Islam negeri yang akan menjadi ikon serta memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Indonesian