IAIN Palu genjot mutu-daya saing pascaterdampak tsunami

Palu, 18/3 -  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah berupaya memaksimalkan peningkatan mutu dan daya saing pascaterdampak bencana gempa dan tsunami.

"Semua program-program kegiatan akademik, pelayanan, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tsunami harus terimplementasi dengan baik," ucap Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Senin.

Prof Sagaf Pettalongi menekankan kepada pejabat, tenaga pendidik, tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Palu agar bersungguh-sungguh menerapkan program-program akademik peningkatan mutu dan daya saing secara maksimal.

"Semua program yang telah dibahas lewat rapat kerja tahun 2018 dan tahun 2019, harus terlaksanakan dengan baik. Raker ialah salah satu momentum evaluasi pelaksanaan program akademik. Karena itu, program akademik yang berlum terlaksanakan dan belum dimaksimalkan pada tahun-tahun sebelumnya, harus di maksimalkan pada tahun ini dan akan datang," ujar Prof Sagaf Pettalongi.

Salah satu program akademik, kata dia, yang harus menjadi fokus semua komponen civitas akademik ialah akreditasi program studi disemua fakultas.

Upaya mendapat predikat B atau A akreditasi program studi, akan bermuara pada upaya capaian predikat akreditasi institut. IAIN Palu dibawah kepemimpinan Prof Sagaf S Pettalongi bercita-cita menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam negeri tersebut terakreditasi dengan predikat A, pascatertimpa bencana.

Karena itu, bagian perencanaan diminta untuk merencang kegiatan yang bermuara pada upaya peningkatan predikat akreditasi program studi.

"Kami juga berharap agar mahasiswa IAIN Palu mendukung program-program percepatan peningkatan akreditasi," imbuh Prof Sagaf Pettalongi.

Pakar Managemen Pendidikan itu mengemukakan, untuk mencapai cita-cita, dibutuhkan langkah-langkah sistematis, yang diperkuat dengan fondasi kebersamaan dan koordinasi.

Yaitu, setiap unit-unit kerja harus terus membangun koordinasi dan bersama-sama menggodok program-program studi yang akan di akreditasi.

"Jika ada yang perlu diikutkan dengan pembentukan tim perumus dari setiap program, maka akan di bentuk tim perumus tersebut. Karena itu, bagian perencanaan akan turun langsung ke setiap unit. Ini untuk melihat mana program yang nantinya akan menjadi skala prioritas tentu harus mengacu pada upaya peningkata mutu dan daya saing akademik IAIN Palu," sebut dia.

Wakil Ketua MUI Sulawesi Tengah itu mengutarakan untuk menunjang hal itu, perlu juga dilakukan penguatan terhadap pengelolaan dan pemanfaatan keuangan di setiap fakultas dan unit-unit lainnya, agar tersinergi dengan baik kegiatan anggaran.

IAIN Palu telah menggagas dan mempertajam upaya peningkatan mutu dan daya saing pascatertimpa bencana tsunami lewat rapat kerja tahun 2019, di Palu, tanggal 15 - 17.*

Sumber : Humas IAIN Palu (Muhdar Ibrahim dan Muhammad Hajiji)

Indonesian