IAIN gunakan aplikasi E-SMS untuk perbaikan tata kelola pascabencana

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd menyampaikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi Elektronik Strategic Management System (E-SMS) di IAIN Palu, Kamis.

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, menggunakan Elektronik Strategic Management System (E-SMS) atau Sistem Manajemen Strategis berbasis aplikasi untuk mengontrol kegiatan akademik dan pelayanan di perguruan tinggi Islam negeri tersebut demi perbaikan tata kelola pasca bencana gempa dan tsunami.

"Saya yakin apa yang kita lakukan dalam penyelenggaraan pendidikan, administrasi dan kegiatan akademik di perguruan tinggi ini, dengan menggunakan E-SMS berbasis aplikasi, akan membawa perubahan yang baik," ucap Rektor IAIN Palu Prof. Dr. H. Sagaf S Pettalongi M.Pd, Kamis.

Prof. Sagaf Pettalongi mengemukakan, E-SMS menjadi salah satu sistem yang sangat penting untuk mengukur dan sebagai standar dalam pencapaian tata kelola yang baik pada penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi.

Karena itu, Pakar Managemen Pendidikan itu menyebutkan, dibutuhkan komitmen pimpinan, wakil rektor, dekan, wakil dekan, lembaga dan setiap unit untuk peningkatan tata kelola.

Sebab, penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi berbasis manajemen yang baik, atau tata kelola yang baik (good governance) bisa berjalan salah satunya jika didasari dengan konsisten, integritas, dan linieritas.

Konsistensi dan integritas merujuk pada sikap mental untuk mengimplementasikan program-program yang telah dirumuskan, sementara linieritas lebih terkait dengan renstra dan aturan-aturan lain yang terkait.

Abdul Hamid Cebba menyampaikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi Elektronik Strategic Management System (E-SMS) di IAIN Palu, Kamis. Abdul Hamid Cebba dan Wilda sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut. Sosialisasi itu di ikuti wakil rektor, kepala biro, dekan, wakil dekan, kabag, kasubag, ketua-ketua lembaga dan ketua-ketua unit.

"Lewat e-SMS berbasis aplikasi tersebut, semua kegiatan yang dilakukan terkait penyelenggaraan pendidikan, akademik dan pelayanan di perguruan tinggi harus dibuktikan dengan dokumen, dan harus mengacu pada dokumen tersebut," sebut Prof Sagaf.

Perbaikan tata kelola dalam penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi lewat E-SMS berbasis aplikasi itu, menurut dia, juga menjadi ukuran untuk penilaian akreditasi perguruan tinggi.

"Oleh karena itu butuh keterlibatan dan kerjasama untuk menyelenggarakan, menyatukan persepsi dan komitmen serta sinergitas semua komponen civitas akademik," ujar dia.

Terkait hal itu, Ketua Tim E-SMS Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Abdul Hamid Cebba mengemukakan, e-SMS dirancang untuk membantu direktorat untuk membuat dan mengimplementasikan visi dan rencana strategis yang terstandar dan dapat diukur untuk meningkatkan performance. E-sms, sebut dia, merupakan metode untuk memperbaiki proses dalam implementasi visi direktorat.

"Misalkan, kalau di perguruan tinggi Islam negeri, ketika melahirkan alumni, maka harus alumni yang berstandar. Namun, apa standar-nya ?. Nah e-sms ini, untuk perbaiki proses sebelum mahasiswa menjadi alumni," ujar Abdul Hamid.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menerangkan, terdapat empat tahapan dalam e-sms yaitu, good university governance, university performance improvment, competitive adventages university, global recornice university.

IAIN Palu menggelar sosialisasi Elektronik Strategic Management System (E-SMS), menghadirkan Abdul Hamid Cebba dan Wilda sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut, Kamis. Sosialisasi itu di ikuti wakil rektor, kepala biro, dekan, wakil dekan, kabag, kasubag, ketua-ketua lembaga dan ketua-ketua unit.

Sumber : Bagian Humas IAIN Palu (Muhdar Ibrahim dan Muhammad Hajiji)

Indonesian