IAIN AKAN MILIKI FAKULTAS EKONOMI BISNIS ISLAM

 

Palu, 26/7 (Humas IAIN Palu) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, akan memiliki Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, untuk pemaksimalan penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi agar sejalan dengan kebutuhan dan tantangan zaman.

"Sudah saatnya mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut dengan kelancaran operasional fakultas tersebut, meliputi persiapan sumber daya manusia dan infastruktur," ucap Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Palu Dr Hilal Malarangan di Palu, terkait rencana membuka Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Kamis.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam  (FEBI) yang akan dimiliki IAIN Palu, lahir dari rahim Fakultas Syariah  Ekonomi Islam. Fakultas ini telah direncanakan pembukaannya untuk berdiri sendiri sejak beberapa tahun lalu.

Saat ini rencana memisahkan untuk berdiri sendiri Fakultas Ekonomi Bisnis Islam telah mendapat respon positif dari pemerintah pusat yaitu Kementerian Agama, Kemenpan dan Kemenkeu.
Hilal Malarangan menyebut upaya untuk memisahkan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dari Fakultas Syariah menjadi suatu langkah maju bagi perguruan tinggi Islam negeri tersebut.

Dengan demikian, Fakultas Syariah akan lebih spesifik terhadap pengembangan dan pendalaman akademik dibidang hukum tata negara, hukum Islam dan seterusnya.Sementara Fakultas Bisnis Ekonomi Islam akan spesifik antara lain terhadap jurusan perbankan syariah, ekonomi Islam, muamalah dan sebagainya.

Dia menyebut dari sisi infastruktur, IAIN Palu harus mulai menyiapkan gedung perkuliahan serta mobiler dan sarana pendukung lainnya untuk memaksimalkan fakultas tersebut.

"Lahirnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam maka secara tidak langsung memberikan tuntutan atas kebutuhan infastruktur gedung perkuliahan dan sebagainya," ujar Hilal Malarangan.

Dari sisi sumber daya manusia, perlu ada penyiapan calon pelaksana akademik mulai dari dekan, wakil dekan, kabag tata usaha, kasubag akademik dan umum dan ketua-ketua jurusan, termasuk tenaga pengajar/dosen.

Tidak hanya itu, menurut dia, lahirnya Fakultas Ekonomi Bisnis Islam tentu membutuhkan panduan dan pedoman pelaksanaan akademik dinternal fakultas tersebut, serta membutuhkan standar operasional proseur tersendiri.

"Karena berpisah dari Fakultas Syariah, maka tentu dan otomatis pedoman dan panduan akademiknya juga harus dipisahkan. Artinya, Fakultas baru itu harus memiliki panduan tersendiri," sebut Hilal Malarangan.

Lebih lanjut dia mengemukakan bila tahun 2019 IAIN Palu mengantongi izin operasional fakultas tersebut dari pemerintah pusat, maka ditahun yang sama juga perguruan tinggi tersebut mulai merekrut mahasiswa baru.

Indonesian