F-SYARIAH IAIN PALU RENCANAKAN KERJASAMA DENGAN LEMBAGA YUDIKATF

Palu, 23/2 - Fakultas Syariah (Hukum) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mulai menggagas kerjasama dengan lembaga Yudikatif tahun 2019, sebagai bentuk pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia alumni fakultas tersebut.


Dekan Fakultas Syariah IAIN Palu Dr Abdul Gani Jumat, di Palu, Sabtu, optimis kerjasama dengan lembaga-lembaga negara itu dapat dilakukan, karena sebelumnya Fakultas Syariah telah embangun komunikasi dan kerjasama dengan lembaga-lembaga tersebut, yang dibuktikan dengan penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Profesi (KKP)."Dasar-nya suda ada yaitu adanya mahasiswa KKP yang sebelum-sebelumnya telah di tempatkan di lembaga-lembaga Yudikatif," ucap Dr H Gani Jumat.


Lembaga-lembaga Yudikatif yang bagi Fakultas Syariah akan membangun kerjasama yaitu Mahkamah Agung, Kejaksaan Tinggi dan lembaga dibawah dua instansi itu.Gani optimis mampu membawa Fakultas Tarbiyah bekerjasama, salah satu faktor pendukungnya karena keterwakilan lembaga-lembaga itu ada di Sulawesi Tengah.Membangun kerjasama dengan lembaga Yudikatif, merupakan salah satu arah pengembangan Fakultas Syariah dalam rencana kerja jangka pendek dan menengah tahun 2019.


Dalam arah pengembangan Fakultas Syariah terdapat dua poin penting, pertama mengenai borang akreditasi dan reakreditasi untuk semua program studi. Kedua, membangun jaringan dengan seluruh stakehoulder terkait yang berkaitan dengan program-program studi yang ada di Fakultas Syariah.Tidak lanjut dari poin kedua itulah membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga Yudikatif yang ada di Sulawesi Tengah. "Untuk poin kedua yang di tindak lanjuti dengan kerjasama di ikutkan dengan penandatanganan MoU, itu berkaitan dengan poin ke pertama," ujar dia.
Artinya, selain mengagas pengembangan sumber daya manusia dengan lembaga Yudikatif, maka kualitas atau sumber daya perlu diiakui yang ditandai dengan akreditasi."Kita inginkan alumni kita nantinya memiliki kualitas sumber daya yang dapat dibanggakan, di buktikan dengan akreditasi yang predikatnya B atau A," sebut dia.


Akan tetapi, lanjut Gani Jumat, hal itu perlu dikuatkan dengan kekompakkan dan kebersamaan di Fakultas Syariah yang mengacu pada tugas dan fungsi masing-masing. Rapat Kerja Tahunan Fakultas Syariah mengusung tema peningkatan mutu Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) berbasis akreditasi. Raker itu menargetkan tercapainya program kegiatan dan anggaran tahun 2020 untuk pengembangan dan peningkatan mutu Fakultas Syariah dan FEBI. Terkait hal itu Pejabat Mewakili Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S pettalongi MPd, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan IAIN Palu Dr kamaruddin meminta Fakultas Syariah dan FEBi agar memperhatikan ketersediaan anggaran dalam menyusun program.


Dr Kamaruddin menekankan agar prrogram kerja dua fakultas tersebut benar-benar berorientasi pada akreditasi dan reakreditasi program studi untuk pengembangan IAIN Palu. "Kami akan mensupport program-program kerja di setiap fakultas atau unit-unit lainnya dalam rangka pengembangan IAIN Palu," ujar Kamaruddin.Raker Fakultas Syariah dan FEBI diikuti 50 peserta terdiri dari dosen, pegawai, staf administrasi, perwakilan senat mahasiswa dan perwakilan himpunan mahasiswa jurusan.*

Indonesian