DIREKTUR : PERKEMAHAN WIRAKARYA TINGKATKAN PERSAUDARAAN ANTARSESAMA MANUSIA

Riau, - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Arskal Salim GP menyatakan tujuan dari pelaksanaan perkemahan wirakarya yaitu meningkatkan persaudaraan antarsesama manusia.

"Kegiatan PW PTK se-Indonesia XIV Tahun 2018 bertujuan, meningkatkan persaudaraan sesama muslim (ukhuwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwah wathaniyah) dan persaudaraan antar sesama manusia (ukhuwah basyariyah) dikalangan Pramuka PTK dan masyarakat; Ketiga, Menggali potensi-potensi lingkungan, budaya dan wisata pendidikan (eco-culture tourisme) di daerah sehingga dapat digerakan untuk memperkuat pembangunan kewilayahan dan perdesaan," kata Arskal Salim GP dalam keterangan tertulis, Kamis.

Selain itu, sebut dia, perkemahan wirakarya juga bertujuan membentuk karakter Anggota Gerakan Pramuka yang mempunyai jiwa kepemimpinan, tanggung jawab dan berdedikasi pada ilmu pengetahuan, sehingga dapat mengotimalkan perannya di masyarakat.

Dalam keterangan tertulisnya, Arskal Salim menguraikan, terdapat dua kegiatan besar dalam PW PTK XIV Se-Indonesia Tahun 2018. Pertama Kegiatan Perkemahan (Base Camp) di Bumi Perkemahan Sultan Syarif Kasim, Riau dengan kegiatan Apel Pagi dan Petang, Kegiatan Harian meliputi kegiatan lbadah, olah raga, camp craft (pembinaan kebersihan), wisata religi, edukasi, industri, dan sejarah, Seminar Meda Sosial oleh CEO Grab dan Bukalapak. Selain itu juga dilaksanakan Workshop Teknik Photography, Pengenalan Media Sosial, Workshop Pembuatan Blog dan Vlog dan Pelatihan pembuatan makanan khas daerah Riau.

Kedua kegiatan bhakti karya (kampung induk semang/homestay) meliputi bhakti fisik dan non fisik. Kegiatan bakti fisik di Homestay meliputi pembuatan wahana loka wisata desa, pembuatan taman wisata, pembuatan taman arena outbond anak, pembuatan taman edukasi anak, pembuatan taman corat coret anak, tahsinul masajid (pengecatan masjid, penulisan kaligrafi masjid. Kebersihan lingkungan masjid. Sedangkan Bhakti Non-fisik meliputi pembinaan taman pendidikan al-Qur’an, pembentukan dan pembinaan kelompok sadar wisata, pembinaan perekonomian desa.

Selain itu ada kegiatan penunjang PW PTK yaitu, upacara pembukaan dan penutupan, pacara Bhinneka Tunggal Ika, devile dan ethno carnival,giat pembina pendamping, kegiatan wisata, meliputi wisata religi, edukasi, industridan wisata sejarah. kegiatan festival kuliner nusantara, kegiatan pentas seni budaya nusantara, kegiatan festival budaya di kampung induk semang dan pertemuan forum rektor dan wakil rektor bidang kerjasama dan kemahasiswaan untuk membahas hal-hal penting terkait dengan pengembangan kepramukaan di PTKIN.

Kegiatan PW PTK XIV se-Indonesia Tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 3-10 Mei 2018 diikuti oleh 1.500 Pramuka Pandega yang berasal dari 56 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, dengan perincian 17 UIN, 37 IAIN dan 4 STAIN. Juga diikuti Perguruan Tinggi Keagamaan Non Muslim, PTKIS dan Pramuka Mahasiswa Luar Negeri. Sementara dipandu oleh 122 bindamping, 56 pimpinan kontingen dan official/peninjau 112 orang serta komponen lain yang ikut menyemarakan perkemahan. Bertempat di Bumi Perkemahan Kampus UIN Suska Riau sebagai main camp, serta Desa Lokasi Bakti Pramuka yaitu di (1). Desa Alam Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar; (2). Desa Aur Sati, Kabupaten Kampar; (3). Desa Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru; dan (4). Desa Limau Manis, Kabupaten Kampar.

Penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) ke XIV Tahun 2018 memiliki distingsi dan ekselensi dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengembangan Eco Cultural Tourism”. Lingkungan, Budaya dan Wisata akan menjadi tiga konsen serius, terutama dalam bhakti karya pramuka. Di setiap desa lokasi bakti, akan dikembangkan potensi wisata pendidikan dengan memperhatikan social-budaya msayarakat yang dikerjakan secara bersama-sama antara anggota Pramuka dengan masyarakat.

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu peserta pada perkemahan wirakarya Riau. Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Racana Karamatul Husna (pramuka) mendapat kepercayaan untuk membawa nama IAIN Palu pada perkemahan wirakarya tersebut.

Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi turut serta mendampingi, memberi motifasi, kepada mahasiswa-mahasiswi dengan harapan kontingen IAIN dapat mengharumkan dan mengangkat citra perguruan tinggi yang dipimpinnya.

Indonesian