2019, IAIN PALU BUKA TIGA PRODI BARU

(Humas-IAIN Palu) 31/12 Pada 2019, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu akan membuka dua Program Studi (Prodi) baru di program Strata 1 (S1) dan satu prodi di Pascasarjana. Dua prodi baru di S1, yakni Prodi Matematika dan Prodi IPA pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Sementara untuk Pascasarjana, adalah Prodi Ekonomi Islam.

Demikian dikatakan Rektor IAIN Palu, Prof DR Sagaf S Pettalongi MPd kepada Metrosulawesi belum lama ini.

“Saat ini, ketiga prodi tersebut tengah diproses di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Paling tidak, akhir Januari 2019 itu sudah keluar, karena proses di Kemenag sudah selesai. Saat ini tengah diproses BAN-PT,” ujar Sagaf S Pettalongi.

Sagaf mengatakan, pembukaan tiga prodi itu bukan untuk menjadi saingan perguruan tinggi lainnya di Sulawesi Tengah. Karena kata dia, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam sudah memiliki distingsi (perbedaan) yang jelas, meskipun kurikulum prodi tertentu sama dengan perguruan tinggi umum, khususnya prodi yang sama.

“Namun kita harus memiliki ketambahan sumber rujukan utama terutama Alquran dan Hadits, serta Integrasi keilmuan, inilah yang menjadi kekhususan. Teori-teori umum dengan terori-teori agama dipadukan, itu yang tidak ada pada perguruan tinggi umum,” jelasnya.

Olehnya itu, kata Sagaf, syarat masuk di semua prodi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam harus mengetahui, minmal baca tulis Alquran, untuk calon mahasiswa yang ingin menuntut ilmu di kampus ini.

“Sebaliknya, jika tidak memiliki kemampuan baca tulis Alquran, calon mahasiswa bersangkutan tidak dapat diterima di kampus ini. Jangankan mahasiswa, dosen pun harus bisa baca tulis Alquran,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata dia, dalam penerimaan mahasiswa baru, IAIN Palu mengutamakan lulusan madrasah dan pesantren, sekalipun tetap membuka peluang yang seluas-luasnya dari lulusan sekolah umum, khususnya yang bisa lolos tes baca tulis Alquran.

“Selain itu, IAIN Palu juga merencanakan akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di luar negeri mulai 2020,” tambahnya.

Indonesian