TUAN RUMAH PIONIR PUAS DI URUTAN KEDUA

 

Palu - Tuan rumah pelaksanaan Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) VII antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri se Indonesia puas berada di urutan kedua setelah IAIN Banten.

"Kemampuan seluruh atlet sudah maksimal. Apa yang diperoleh IAIN Palu selaku tuan rumah sangat membanggakan dibanding Pionir 2013 di Banten," kata Ketua Panitia Pelaksana Pionir Muhtadin Dg Mustafa di Palu, Sabtu.

Dia mengatakan kemampuan kontingen IAIN Palu pada Pionir VI sebelumnya sangat buruk karena tidak meraih satupun medali emas.

Pada Pionir tersebut IAIN Banten selaku tuan rumah keluar sebagai juara satu, diusul UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Juara III UIN Malang.

"Kali ini IAIN Palu justru naik drastis dari tidak mendapat medali emas langsung meraih tujuh medali emas, dua perak dan dua perunggu," katanya.

Perolehan medali tersebut dipastikan akan membawa IAIN Palu pada urutan kedua dari 55 perguruan tinggi keislaman negeri di Indonesia.

Menurut Muhtadin kemampuan atlet IAIN Palu tersebar merata di hampir semua cabang yang dipertandingkan, terbukti cabang pertandingan yang diraih IAIN sangat beragam.

Kebanggaan lainnya kata Muhtadin, seluruh wasit dan juri diambil dari lembaga berkompeten seperti Komite Nasional Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan dewan hakim seni dan riset nasional yang bersertifikat.

"Kami puas dengan profesionalisme wasit dan dewan juri," katanya.

Rencananya Pionir VII akan ditutup Sabtu malam oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim diWakili Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin di Kampus IAIN Palu. (AMAT)

Indonesian
Tags: