DESAIN BUSANA CASUAL MUSLIMAH TENUN TRADISIONAL ANTAR IAIN PALU RAIH MEDALI EMAS

 

PALU ­ Oktaviani Palufi Katry berhasil membawa harum nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, pada cabang seni desain busana casual muslimah, pada Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) VII.

Bagaimana tidak, dengan memadukan konsep tradisonal dan modern dalam mendesain tenun bomba Palu pada busana casual muslimah, Ia dinyatakan sebagai pemenang dalam lomba tersebut.

Hal itu dibenarkan Naimah M.Pd Penanggungjawab Lomba Desain Busana Casual Muslimah, Kamis (21/5) di IAIN Palu.

Ia mengatakan, salah satu kelebihan yang tidak dimiliki oleh Finalis lainnya, pada lomba tersebut yakni memadukan konsep tradisional atau ciri khas daerah dalam mendesain busana.

Olehnya, Oktaviani Palufi selaku peserta Finalis yang memadukan konsep tersebut, dipandang layak oleh dewan juri untuk meraih medali emas.

Bahkan kata dia, tidak hanya mendesain, Oktaviani Palufi turut menampilkan desainnya sehingga menunjang poin yang dimiliki.

"Berbeda dengan finalis lain, mereka hanya mendesain dalam bentuk gambar tetapi tidak memiliki atau membawa desain busananya. sementara Oktaviani tidak hanya mendesain, melainkan turut menampilkan hasil desainnya dalam bentuk busana muslimah," Ungkap Naima.

Diuraikannya, pada Final, Oktaviani Palufi bersaing dengan Ike Ardianti utusan STAIN Ponorogo, Anisa Indriyani utusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Okta Tamara Allo utusan IAIN Banten, Futiha Alambara utusan IAIN Surakarta, Nadiya Alfi Fauziah utusan UIN Malang, Nurul Fauziah utusan UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Terkait hal itu, Oktaviani menyebut tenun bomba Palu merupakan tenun tradisional yang dipergunakannya dalam mendesain busana casual muslimah.

Didalamnya terdapat beberapa motif, diantaranya rompi atau slempang dengan lebar 3 Cm, terbuat dari tenun Bomba Palu dalam bentuk timbal balik.

"Tenun yang telah didesain, dapat di pergunakan untuk pakaian pesta dan lain­lain," ucapnya.

Lanjut dia juga mengatakan, desain yang terdiri dari Tunik, Angkih atau ikat pinggang , serta jilbab dan lainnya merupakan karya agar wanita tetap terlhat modis, tetapi tidak meninggalkan ciri khas daerah dan tetap pada syariat islam. (AMAT)

Indonesian
Tags: