PESERTA BIDIKMISI IAIN DIBEKALI KAJIAN KITAB KUNING

 

Palu, - Sedikitnya 100 peserta penerima bantuan biaya pendidikan miskin (Bidikmisi) angkatan ke tiga tahun 2015, mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah dibekali kajian kitab kuning.

Ketua panitia kajian kitab kuning bagi peserta bidikmisi IAIN Palu, Saifullah M.S menyatakan terdapat 115 mahasiswa penerima bidikmisi angkatan ke tiga tahun 2017.

"Jumlah total peserta penerima badikmisi sebanyak 115 mahasiswa, namun yang ikut dalam kegiatan pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia lewat kajian kitab kuning berjumlah 100 peserta," ujarnya.

Kata Saifullah kajian kitab kuning merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan terhadap mahasiswa penerima bidikmisi yang dilakukan oleh IAIN Palu.

Terkait hal itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIN Palu, Dr Muhtadin Dg Mustafa mengemukakan bahwa IAIN Palu melibatkan dua akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yakni Dr Alimin MAg dan Dr Syaifuddin Zuhri MA sebagai narasumber.

Dia menyebut kegiatan kajian kitab kuning merupakan bentuk penguatan untuk realisasi visi dan misi IAIN Palu yang menjadikan perguruan tinggi tersebut sebagai pusat kajian Islam klasik.

"Ini sebagai bentuk penguatan terhadap realisasi visi dan misi IAIN Palu yakni. Inti dari visi yaitu mahasiswa dapat membaca kitab kuning," ungkap Muhtadin Dg Mustafa.

Muhtadin menyebut peserta penerima bidikmisi angkatan tiga tahun 2015 selanjutnya akan dibekali karya tulis ilmiah.

Peserta penerima bidikmisi angkatan ke tiga tahun 2015 saat ini telah duduk sebagai mahasiswa semester 5 di berbagai fakultas di IAIN Palu.

Sejak tahun 2015 peserta telah di bekali kursus penguatan Bahasa Arab dan Inggris. Kemudian english camp, pelatihan soft skil pembinaan karakter dan kemudian kajian kitab kuning. Peserta akan mengikuti kajian kitab kuning selama empat hari sejak 25 - 28 Oktober 2017.