IAIN SEBARKAN SERUAN MENAG CERAMAH DIRUMAH IBADAH

 

Palu, - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mendukung sekaligus siap menyebarluaskan seruan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tentang ceramah dirumah ibadah.

Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Zainal Abidin M.Ag mengemukakan di Palu, Selasa, seruan Menteri Agama RI salah satu tujuannya untuk merawat dan menjaga kualitas kebersamaan dalam keberagaman di rumah besar Indonesia.

"Iya, ada beberapa poin penting yang tertuang dalam seruan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin yang perlu di sebarluaskan dan diimplementasikan," ungkap Prof. Zainal Abidin M.Ag, Pakar Pemikiran Islam Modern itu mengatakan bahwa seruan Menteri Agama RI didalamnya terdapat sembilan poin penting yaitu

  • Penceramah wajib melindungi harkat dan martabat kemanusiaan serta menjaga kelangsungan hidup dan perdamaian.
  • Kedua, ceramah dirumah ibadah disampaikan berdasarkan pengetahuan keagamaan yang bersumber dari pokok ajaran agama.
  • Ketiga, disampaikan dalam kalimat yang sopan dan santun dalam ukuran kepatutan dan kepantasan terbebas dari umpatan dan makian serta kebencian.
  • Keempat, ceramah harus bernuansa mendidik dan berisi materi pencerahan meliputi spiritual, intelektual dan emosional dan multikultural.
  • Kelima, materi ceramah yang disampaikan tidak bertentangan dengan empat konsesus bangsa yaitu pancasila, UUD 1945, NKRi dan Bhineka Tunggal Ika.
  • Keenam, ceramah dirumah ibadah tidak mempertentangkan unsur sara yang dapat menimbulkan konflik.
  • Ketujuh, materi yang disampaikan tidak mengandung penghinaan, penodaan dan pelecehan keyakinan dan praktek ibadah antar umat beragama.
  • Kedelapan, materi ceramah tidak bermuatan kampanye politik praktis atau promosi bisnis.
  • Kesembilan, tunduk pada ketentuan yang berlaku terkait dengan penyiaran keagamaan dan penggunaan rumah ibadah.

"Sembilan poin ini didukung diikutsertakan dengan tindakan dalam melakukan ceramah di rumah-rumah ibadah atau diluar rumah-rumah ibadah," ujarnya. Ia meminta kepada seluruh dosen di perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk menerapkan dan memaksimalkan seruan Menteri Agama tersebut.