REKTOR IAIN : PENDIDIKAN HARUS DIKUATKAN PADA KEBHINEKAAN

 

Palu, - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Zainal Abidin M.Ag mengemukakan bahwa penyelenggaraan pendidikan secara nasional dan didaerah harus dikuatkan pada nilai-nilai kebhinekaan. "Pendidikan kita masih perlu di evaluasi pelaksanaannya, olehnya momentum hari pendidikan nasional jangan hanya seremonial.

tetapi harus gerakan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan," ungkap Prof. Zainal Abidin M.Ag di Palu, Selasa. Pakar Pemikiran Islam Modern itu mengatakan bahwa pemerintah harus melakukan evaluasi secara keseluruhan dan sistematis atas penyelenggaraan pendidikan.

Dikarenakan, sebut dia, konsep pelaksanaan pendidikan hanyalah buatan manusia yang tidak menutup kemungkinan perjalanannya atau penerapannya tidak lagi sesuai dengan tantangan zaman.

"Bangsa ini menghadapi berbagai macam masalah. Dan masalah yang besar kita hadapi yaitu munculnya gerakan radikalisme, munculnya kelompok yang ingin mengganti ideologi negara, serta kelompok intoleransi," ujarnya.

Ia meyakini bahwa pendidikan merupakan instrumen terbaik dalam pembangunan manusia. Karena itu penyelenggara pendidikan dan pelaksana pendidikan secara tekhnis harus mampu dekatkan pendidikan pada nilai-nilai kebhinekaan.

Dimana, sebut dia, siswa-siswi disekolah perlu diajarkan nilai-nilai perbedaan agama, suku dan ras, serta nilai-nilai persatuan dalam kehidupan dirumah besar Indonesia.

"Guru yang mengajar kiranya jangan mentransfer ilmu pengetahuan secara sepanggal-sepenggal. tetapi harus menyeluruh, jika mengajarkan tentang perbedaan yang terjadi di muka bumi," urainya.

Hal itu, kata dia, agar siswa-siswi di sekolah tidak fanatik pada suatu ajaran tertentu baik dari sisi agama dan budaya pada satu lingkungan sekolah. Lebih lanjut dia mengatakan pendidikan pendidikan perlu dikuatkan kembali sebagai modal untuk menyatukan dan membendung ancaman gerakan radikalisme dan intoleransi yang dihadapi bangsa.